Sysiel, Si Mimosa pudica
Menjadi
diriku dengan segala kekurangan
Menjadi diriku atas kelebihanku
Terimalah aku seperti apa adanya
Aku hanya insan biasa yang tak
mungkin sempurna
“Kamu
ngomong apa Siel?” tanya Kalisa sambil menyikut tangan Sysiel yang tengah asyik
bermain keyboard laptopnya. Ntah apa
yang sedang ditulisnya, yang jelas Kalisa lagi kepo banget dengan desisan kata-kata Sysiel. Yah, mohon dimaklumi
saja. Sysiel memang sering berdengung kecil karena sifatnya yang teramat
pemalu. Sampai-sampai teman-teman sekelas menjulukinya si Mimosa pudica (putri malu).
“Emm.. enggak ngomong apa-apa kok” jawab Sysiel santai.
“Terus kalau gak ngomong apa-apa, tadi itu ngapain? Kok
bunyinya kayak tikus kejepit saja” sindir Kalisa.
“Ah.. kamu jangan bilang gitu dong, Sa… Aku tuh lagi
nyanyi” teriak Sysiel dengan wajah garang. Ya, meski teriak tetap saja suaranya
gak sekeras orator yang suara baritonnya menggelegar sampai planet mars. Hehe.



Komentar
Posting Komentar