Bersama Ayat-Ayat Cinta-Nya, Ku Gugurkan Mekar menjadi Mawar yang Mulia


      Matahari sepenggalahan naik. Gambaran langit laksana samudera biru, terang benderang oleh biasnya cahaya matahari. Gesekan daun-daun ilalang laksana tembang kenangan akan keceriaan, tak kalah jua nyanyian burung-burung kenari yang merdu kian menambah drama musikal alam. Nuansa pagi ini telah meredupkan kesepian dan kehampaan malam yang telah berlalu.

____________


Setiap orang pasti pernah merasakan bunga-bunga cinta yang bermekaran di ladang hatinya bukan?. Yah, itulah fitrah manusia. Namun, jika cinta yang salah bertandang, bisakah kau dengan tegas mengucapkan "Kuputuskan Kau dengan Bismillah?".

Terimakasih Penerbit Mafaza Media, gak nyangka saja ternyata bisa bikin cerpen model gini. Hehe.

Bagi yang penasaran dengan ceritanya, silahkan baca bukunya saja ya...? :-)

#Salam_Literasi





Komentar

Postingan Populer