Akulah Rembulan Itu
Dalam diam, aku termangu
Berkecup mesra dengan pikiranku
Siapakah aku?
Rembulan bersisir cahaya yang berkilauan di jagad
raya
Merindu cinta yang tak pernah padam
Berlayar menelusuri langit impian
Dengan pena di tangan kanan
Menelurkan gagasan demi gagasan
Beternak kemilauan bintang gemintang
Buah karya yang ku suguhkan untuk menerangi
peradaban
Ya.. karena aku rembulan
Kan ku kubur kebodohan dalam
kegelapan
Kan ku lukis keceriaan ilmu
pengetahuan
Untuk mewujudkan negeri yang
berkemajuan
Namun aku sadar, aku punya Tuhan
Yang mengatur segala urusan
Hanya Dia lah yang Maha Berkehendak atas cita-citaku
Hanya Dia lah yang mampu mengabulkan do’aku
Dan diatas sajadah panjangku
Ku memohon pada-Mu
Semoga aku terus maju memancarkan sinarku
Membalut ibu pertiwi dengan terang
yang paripurna
Tanpa hitam dan noda
Di
atas kemilau tinta,
Batu,
03 September 2015


Komentar
Posting Komentar