Belajar Sabar pada Yusuf A.S



           Sabar merupakan akhlaqul karimah yang bernilai pahala disisi Allah SWT. Kemuliaannya sudah tidak diragukan lagi. Diantara 7 pintu syurga, salah satunya adalah pintu kesabaran yang akan menghantarkan orang-orang yang beriman dan beramal shaleh meraih ridha-Nya.
Secara etimologi sabar berasal dari Bahasa Arab: sha-ba-ra, yang artinya menahan atau mencegah. Sedangkan secara istilah sabar ialah keteguhan bersama Allah dalam menerima ujian dari-Nya dengan lapang dan tenang. Dalam Q.S Al-Baqarah (2):177 telah dijelaskan tiga bentuk kesabaran, yaitu sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan peperangan. Tiga bentuk kesabaran inilah yang menemani Nabi Yusuf Alaihi Salam (A.S) dalam perjalanan panjangnya menuju ridha-Nya. Ialah Yusuf A.S, dengan kesabarannya yang sempurna, ia mampu melewati masa-masa sulit yang mencekam dan hampir merenggut nyawanya.
Apakah sabar yang sempurna itu? Yaitu ketika kita mampu meramu semua bentuk kesabaran tersebut menjadi kesatuan yang utuh. Sikap sabar secara utuh inilah yang menghiasi langkah Nabi Yusuf A.S untuk melawan hawa nafsu, setan dan fatamorgana di dunia. Adapun peristiwa-peristiwa yang mengantarkan Nabi Yusuf A.S meraih kemenangan sejati dengan kesabarannya yang sempurna, diantaranya yaitu:
Pertama, Nabi Yusuf A.S menjadi sasaran kedengkian saudara-saudaranya. Bayangkanlah, diusianya yang belia, yang masih membutuhkan belaian kasih sayang dari keluarga dan saudara-saudaranya, ia harus menderita karena dibenci dan diacuhkan saudara-saudaranya. Namun, Yusuf kecil adalah anak yang berhati mulia. Ia tidak pernah menyimpan kedengkian serupa kepada saudara-saudaranya tersebut. Ketulusan hatinya untuk membalas kejahatan saudaranya dengan kesabaran sesuai dengan Q.S An-Nahl (16): 126, dan inilah yang dinamakan dengan bersabar dalam kesempitan.
Kedua, saat berusia sekitar 20 tahun, Nabi Yusuf A.S dibuang kedalam sumur selama tiga hari oleh saudara kandungnya sendiri. Di dalam sumur, ia ditemani kawanan ular dan kalajengking yang dapat merenggut nyawanya. Tidak makan dan tidak minum, ia lewati dengan hati yang ikhlas dan penuh dengan kesabaran. Inilah makna sabar dalam penderitaan. Sepahit apapun ujian yang kita alami, kembalikanlah kepada Allah SWT dan serahkanlah semuanya hanya kepada-Nya, disertai dengan berdo’a dan bersabar niscaya Allah akan menurunkan rahmat-Nya.
Ketiga, digoda dan dirayu wanita cantik dan terhormat (istri Al-Aziz, Pembesar di kota Mesir) hingga masuk penjara. Nabi Yusuf A.S lebih memilih mendekam dipenjara daripada melepaskan bendera kebenarannya. Ia adalah pemuda suci yang tidak pernah melakukan pemerkosaan terhadap wanita terhormat yang cantik rupawan dan kaya raya. Berpikir untuk melakukannya pun tidak pernah terlintas dibenaknya. Inilah kesabaran dalam peperangan melawan hawa nafsu serta bayang-bayang fatamorgana yang tidak mudah untuk dilakukan oleh kebanyakan hamba-Nya dalam menghadapi situasi rumit seperti ini.   
Tidak hanya tiga peristiwa tersebut, masih ada sekelumit peristiwa lain yang akhirnya menghantarkan Nabi Yusuf A.S meraih kebahagian sesungguhnya. Dalam Q.S Yusuf (12): 100 dijelaskan: Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf: "Wahai ayahku inilah ta'bir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.
Subhanallah, demikianlah Allah SWT menurunkan rahmat-Nya kepada Nabi Yusuf A.S dan menganjurkan kita untuk mengambil pelajaran darinya. Jika kita menanamkan benih kesabaran dalam diri kita, maka kita akan mampu meredam duka dan lara, yang insyaAllah akan berbuah manis nantinya. Dimana disetiap kesulitan itu pasti ada kemudahan dan kesenangan itu datangnya sesudah kesusahan

Komentar

Postingan Populer